Menjelang Akhir Tahun Lonjakan Covid-19 di Asia Tenggara

Menjelang akhir tahun Lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Asia Tenggara kian memuncak. Oleh karena itu otoritas pihak berwenang di negara Asia Tenggara meningkatkan serta membatasi penyebaranĀ  lonjakan Covid-19 menjelang akhir tahun. Upaya yang dapat dilakukan dengan pembatasan serta memasang pemindai termal tubuh di titik masuk internasional.

Selain itu tindakan lain yang dapat dilakukan dengan pemberitahuan himbauan kepada masyarakat untuk menggunakan masker. Adapaun penerapan sistem layanan kesehatan yang terpadau sebagai upaya menghadapi lonjakan jumlah kasus Covid-19. Adapaun terdapat lonjakan kasus Covid-19 seperti di negara pemerintahan Malaysia dengan penambahan perintah suntikan booster.

Target utama dalam memerangi lonjakan kasus Covid-19 dengan menyuntik vaksin boosterterhadap orang yang rentan terhadap komplikasi. Menurut data Kementerian Kesehatan Malaysia kasus Covid-19 di negara tersebut mencapai 12.757 kasus.

Terdapat juga lonjakan Covid-19 di negara Thailand mencapai 590 kasus sejak Juli 2023. Dengan 5 kematian akibat infeksi dalam waktu sepekan. Negara lain Asia Tenggara seperti di Singapura juga mengalami lonjakan dalam hal kasus Covid-19. Terdapat 56.043 kasus Covid-19 dengan jumlah lonjakan sebesar 75% dibandingkan dengan 32.035 kasus dalam sepekan. Selain itu pasien yang terinveksi Covid-19 meningkat dari 225 menjadi 350.

Muncul 2 Kasus Covid-19 Aktif di Sukoharjo, Dinkes Minta Warga Taati Prokes  - Solopos.com | Panduan Informasi dan Inspirasi

Baca Juga : Egwuatu Ouseloka Ditetapkan Tersangka Dalam kasus pemukulan

Indonesia juga terdapat lonjankan kasus Covid-19 menjelang akhir tahun. Menurut data otoritas kesehatan di Indonesia terdapat total 6.223 kasus aktif Covid-19 dan meningkat menjadi 298 kasus. Oleh karena itu Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI serta organisasi untuk mlakukan tindakan pencegahan dengan memantau kasus.

Selain itu memastikan ketersediaan vaksin di semua klinik kesehatan di seluruh Indonesia. Tindakan pencegahan juga dilakukan dengan memasang pemindai termal tubuh di beberapa titik masuk internasional. Seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Internasional Ngurah Rai serta Pelabuhan Internasional Batam.